Tak Terima Temannya di Tampar, Buruh Gelar Aksi Protes di Depan Polres Metro Tangerang - BURUH TODAY

Breaking

BURUH TODAY

www.buruhtoday.com


Post Top Ad

Senin, 10 April 2017

Tak Terima Temannya di Tampar, Buruh Gelar Aksi Protes di Depan Polres Metro Tangerang

TANGERANG - Puluhan buruh perempuan  melakukan aksi unjuk rasa di depan Polres Metro Tagerang. Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas tindakan anggota oknum polisi yang menampar salah satu buruh perempuan dalam aksi demo di tugu Adipura kemarin.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, para buruh membawa spanduk yang bertuliskan 'Penegak hukum koq gak tahu hukum, waras pak?'. Senin (10/4/2017) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dan pantuan di depan Polres  Metro Tangerang, sejumlah polisi juga melakukan penjagaan terhadap aksi tersebut. Kepadatan lalu lintas terjadi akibat aksi protes tersebut.

Setelah melakukan aksinya, para buruh perempuan itu membubarkan diri secara tertib. Lalu lintas di Jalan Daan Mogot juga kembali lancar.

Seperti diketahui, seorang buruh perempuan yang tengah berunjuk rasa di Tugu Adipura, Tangerang, ditampar salah seorang Polisi. Polisi tersebut saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam.

"Sudah kita periksa internal untuk kita mintai keterangan," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan saat dikonfirmasi, Senin (10/4/2017).

Harry menyatakan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Ia memastikan Polisi tersebut telah diambil tindakan sesuai aturan yang ada.

"Kami mohon maaf atas kejadian tersebut, yang bersangkutan akan kita ambil tindakan sesuai aturan yang ada," tutur Harry.

Ditanya alasan penamparan, Harry menyebut yang bersangkutan khilaf dan tak bisa menahan diri. "(Alasan menampar) yang bersangkutan khilaf dan tidak bisa menahan diri," ungkapnya.

Sempat beredar video aksi penamparan tersebut. Sebelum menampar, Polisi tersebut terlibat adu argumen dengan buruh perempuan yang ditamparnya.

"Situasinya sempat terjadi adu argumen yang saya dengar di video tersebut tentang perwali tapi masih kita dalami, sebenarnya kan aksi tersebut sudah bertahun tahun. Kasat Intel kemarin lost control sampe emosi tidak bisa ngendaliin tangannya, menampar," tuturnya.

(sumber : Detiknews.com)